Tangkapan layar kegiatan Pra Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) LPM Paradigma, Minggu (06/03/2022). (Foto: Vivi/Paragraph) |
KUDUS, parist.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma IAIN Kudus mengadakan Pra Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) untuk memberikan bekal kepada calon anggota baru LPM Paradigma. Mengangkat tema “Bersinergi Membangun Jurnalis Muda Kreatif dan Kritis” dalam pelatihan ini peserta dipaparkan cara menulis opini, esai dan sastra secara virtual melalui Zoom Meeting pada Minggu (06/03/2022).
Pembina LPM Paradigma IAIN Kudus, Wahibur Rohman
mengungkapkan pentingnya mempelajari jurnalistik. Menurutnya setiap orang mampu
menjadi seorang jurnalis dengan mengasah empat kemampuan yaitu kecerdasan
intelektual, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.
"Ilmu bukan hanya didapat dari kampus, dari kegiatan
lain juga bisa, seperti belajar jurnalistik mampu melatih kecerdasan berfikir
saat bergelut dengan problematika," jelasnya.
Sementara itu dalam materi pertama, Muhammad Khamdan
menjelaskan opini dan esai yang memiliki ciri berbeda. Opini harus memiliki
sikap berkepihakan untuk mendukung atau tidak setuju sedangkan esai mengandung
solusi bagi problematika yang dijadikan pembahasan.
"Opini bertujuan beradu argumen untuk memunculkan
keberpihakan, esai fokus topik tertentu dan informasi untuk menyelesaikan
masalah," terang Khamdan.
Finawati, pemateri sastra mengatakan seseorang akan menjadi
penulis ketika mereka mampu mengungkapkan perasaan dalam tulisan. Menulis bebas
dilakukan namun tetap harus menguasai tema untuk mendapat judul yang sesuai dan
menggunakan bahasa yang baik dan rapi.
"Menulis itu untuk mengasah otak, menambah asupan,
manambah kecerdasan, jadi menulislah ketika galau," ujar Fina
Ia berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan Pra PJTD
ini mampu memberikan pengetahuan bagi calon anggota LPM Paradigma. Peserta
diharap mampu menerapkan materi yang sudah diberikan ketika pelaksanaan PJTD
yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.
"Semoga dapat mengikuti kegiatan PJTD serta dapat
mengaplikasikan materi yang sudah diberikan," harapnya.
Salah satu peserta, Nuzunun Nikmah mengungkapkan kegiatan
ini dapat memberi kemanfaatan baginya terutama dalam hal menulis. Ia mengaku mulai
mendapatkan gambaran bagaimana untuk memulai menulis. Selain menuangkan ide, menulis
juga dapat mengungkapkan perasaan.
"Bisa menjadi bekal untuk kedepannya. Dan menulis ini cocok
menjadi tempat bagi anak-anak yang introvert untuk mengungkapkan perasaannya,"
ungkap Nuzunun.